Minggu, 24 Mei 2015

Adv. Mobile Programming: Upload Foto dari Kamera ke Server


1.0 proses mengambil objek photo

2.0 penambahan data berhasil ke server http://fadlirahman105.esy.es/upload/


3.0 proses cek photo yang telah di tambahkan ke http://fadlirahman105.esy.es/upload/


4.0 photo berhasil upload ke server  http://fadlirahman105.esy.es/upload/filePoto.jpg

Rabu, 25 Maret 2015

Pertemuan 05, 16 Maret 2015: CSS & CSS 3

Cascading Style Sheet  (CSS) merupakan kumpulan perintah yang dibentuk dari berbagai sumber yang disusun menurut urutan tertentu sehingga mampu mengatasi konfik style. CSS yaitu salah satu bahasa pemrograman web yang mengatur komponen dalam suatu web supaya web lebih terstruktur dan lebih seragam.
CSS seperti halnya styles pada aplikasi  pengolahan kata Microsoft Word yang bisa mengatur beberapa style, misalnya subbab, heading, bodytext, footer, images, dan style lainnya untuk dapat dipakai bersama-sama dalam beberapa file. CSS biasanya digunakan untuk memformat tampilan halaman web yang dibuat dengan bahasa HTML dan XHTML.
CSS mampu mengatur warna body teks, ukuran gambar, ukuran border, warna mouse over, warna tabel, warna hyperlink, margin kiri/kanan/atas/bawah, spasi antar paragraf, spasi antar teks, dan parameter lainnya. Dengan adanya CSS memungkinkan kita untuk menampilkan halaman yang sama dengan format yang berbeda.

Kegunaan CSS, antara lain :

 * Mempersingkat penulisan tag HTML : Anda tidak perlu lagi mendefinisikan setiap tag dengan property dan nilai yang sama.

* Mempercepat proses rendering atau pembacaan HTML karena tidak terdapat pengulangan tulisan.

* Mudah dan cepat dalam me-maintenance : dikarenakan file CSS dibuat secar terpisah , maka Anda tidak perlu merombak semua elemen atau property dalam HTML, cukup mengedit file CSS-nya saja.

Perbedaan CSS dan CSS3
CSS3 memberikan fitur-fitur yang lebih dibandingkan dengan CSS versi sebelumnya.tapi CSS3 juga tidak meninggalkan fitur lama dari CSS sebelumnya

Dibawah ini fitur tambahan yang ada di CSS3
Borders
border-color
border-image
border-radius
box-shadow

Backgrounds
background-origin dan background-clip
background-size
multiple backgrounds

Color
HSL colors
HSLA colors
opacity
RGBA colors

Text Effects
text-shadow
text-overflow
word-wrap

User-interface
box-sizing
resize
outline
nav-top, nav-right, nav-bottom, nav-left

Selectors
attribute selectors
Basic box model
overflow-x, overflow-y

Generated Content
content

Other modules
media queries
multi-column layout
Web fonts
speech




Pertemuan 04, 09 Maret 2015: jQuery

JQuery adalah library Javascript yang dibuat untuk memudahkan pembuatan website dengan HTML yang berjalan di sisi Client. JQuery diluncurkan pada tanggal 26 Januari 2006 di Barcamp NYC oleh John Resig dan berlisensi ganda di bawah MIT dan GPL.

Sekarang JQuery dikembangkan oleh team developer yang dipimpin oleh Dave Metvin. Dipakai oleh lebih dari 55% dari 10.000 website yang paling sering dikunjungi. JQuery menjadi Library Javascript yang paling popular Sekarang.

Script JQuery  dibuat untuk memudahkan pengaturan document seperti menyeleksi object dengan element DOM dan membuat aplikasi dengan AJAX.  Jquery juga menyediakan layanan atau support  para developers untuk membuat plug-ins di dalam bahasa Javascript tentunya. Sehingga  memungkinkan para developer website membuat website lebih interaktif dengan animasi, efek – efek, tema dan widget. Dengan menggunakan JQuery kita bisa meluapkan kreatifitas untuk membuat website dinamis atau website aplikasi menjadi modern.

Microsoft dan Nokia telah mengumumkan akan mengemas JQuery di platform mereka. Microsoft awalnya mengadopsinya dalam Visual Studio  untuk digunakan dalam ASP.NET AJAX dan ASP.NET MVC Framework, sedangkan Nokia akan mengintegrasikannya dalam kerangka Web Run-Time mereka.

Beberapa Fitur yang ada di JQuery :

Dalam Pemakaian menggunakan seleksi element DOM, sehingga website lebih dinamis  dan interaktif.

JQuery bisa memanipulasi Class pada CSS dan Support CSS 3

Event

AJAX

Efek-efek dan animasi

Ekstensi dan Plug-ins

Kompatibilitas dengan hampir semua Browser modern

Keperluan lain seperti : User Agent, Feature detection dan lainnya

JQuery hanyalah 1 file yang berisi kode dalam Javascript tetapi bisa berisi banyak fitur seperti di atas. Sehingga cara menggunakaanya sangat mudah.

Contoh script menggunakan JQuery, salah satunya membuat nilai hitung absen, tugas, keaktifan, UTS, UAS Mahasiswa:

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<script src="jquery-1.11.2.min.js"></script>
<script>
$(document).ready(function(){
    $("#HitungNilai").click(function(){
    var absen                    = (20/100)*$('#absen').val();      //20%
    var tugas                     = (15/100)*$('#tugas').val();      //15%
    var keaktifan               = (10/100)*$('#keaktifan').val();  //10%
    var uts                         = (25/100)*$('#uts').val();          //25%
    var uas                        = (30/100)*$('#uas').val();         //30%
                       
    var nilai_akhir = parseFloat(absen+tugas+keaktifan+uts+uas).toFixed(2);
    var huruf_akhir;
                       
        if((nilai_akhir > 85) && (nilai_akhir < 100))
                     huruf_akhir = "A";
        else if((nilai_akhir > 75) && (nilai_akhir < 85))
                     huruf_akhir = "B";
        else if((nilai_akhir > 65) && (nilai_akhir < 75))
                     huruf_akhir = "C";
        else if((nilai_akhir > 55) && (nilai_akhir < 65))
                     huruf_akhir = "D";
        else
                     huruf_akhir = "E";
                                   
        alert("Nilai Akhir = "+nilai_akhir+" & Huruf Akhir = "+huruf_akhir);
            });
});
</script>
</head>
<body>
<table>
<tr><td>Absen</td><td> : </td><td><input type="text" id="absen"></td></tr>
<tr><td>Tugas</td><td> : </td><td><input type="text" id="tugas"></td></tr>
<tr><td>Keaktifan</td><td> : </td><td><input type="text" id="keaktifan"></td></tr>
<tr><td>UTS</td><td> : </td><td><input type="text" id="uts"></td></tr>
<tr><td>UAS</td><td> : </td><td><input type="text" id="uas"></td></tr>
<tr><td></td><td></td><td align="right"><input type="button" value="Cek Nilai!" id="HitungNilai"></td></tr>
</table>
</body>
</html>

Setelah script semua di salin, untuk menjalankan JQuery jangan lupa menyimpan jquery-1.11.2.min.js dalam satu Folder. untuk mendapatkan jquery-1.11.2.min.js Silahkan di Download di website tetangga. heheheehe

Ketika di jalankan hasilnya seperti berikut:


Sekian Post dari saya. Good Luck..!!!

Pertemuan 03, 23 Feb 2015: Javascript

Javascript adalah bahasa pemrograman yang sangat populer dan powerfull yang digunakan dalam pengembangan aplikasi berbasis web. Javascript termasuk ke dalam bahasa pemrograman client-side, yaitu program berbasis web yang dijalankan pada sisi client / oleh browser. Perlu diketahui, Javascript berbeda dengan Java.
Javascript memiliki banyak fungsi dalam membangun aplikasi berbasis web. Javascript harus dibuat dan disisipkan ke dalam aplikasi web kita jika ingin membuat website yang dinamis.
Beberapa contoh fungsi javascript antara lain:
- Mengubah isi konten, atribut HTML, maupun style (CSS).
- Membuat validasi data.
- Membuat efek.
- Dan masih banyak lagi.

Javascript tidak membutuhkan compiler sehingga dapat ditulis menggunakan text editor biasa, misalnya notepad.

Untuk menuliskan kode Javascript, kita perlu menyisipkannya ke dalam kode html dan ditempatkan di dalam tag <body> atau <head>. Kemudian, dalam membuat kode Javascript harus dimulai dengan tag <script> dan ditutup dengan </script>.




            Kemudian simpan dengan ekstensi *.html, contohnya hello.html, kemudian jalankan di browser.
Hasilnya sebagai berikut:


 Membuat kuis sederhana menggunakan JavaScript:

<!doctype html>

<html>
<head>
<meta charset="utf-8">
<title>Quiz Perkalian / Fadli Rahman</title>
<script type="text/javascript">
var i;
var hasil = 0;
for(i=1;i<=3;i++) {
            var nilai1 = Math.floor((Math.random() * 10) + 1);
            var nilai2 = Math.floor((Math.random() * 10) + 1);
            var a = window.prompt("Perkalian\n"+nilai1+" x "+nilai2+"=","");
            if((nilai1*nilai2) == a) {
                        window.alert("Benar!");
                        hasil = hasil+1;
            }
            else
                        window.alert("Salah!");
}
document.writeln("<center><h1><header>Quiz Poltek Pertemuan III</header></h1></center>");
document.writeln("<center><h3>Benar = "+hasil+" Dari 3 Pertanyaan</h3></center>");
</script>
</head>
 <body>
 </body>

</html>

Ketika dijalankan, hasilnya sebagai berikut:







Sekian postingan dari saya. :-)





Minggu, 15 Februari 2015

Pertemuan 01, 09 Feb 2015, Web 2.0 Technology


Web 2.0, adalah sebuah istilah yang dicetuskan pertama kali oleh O’Reilly Media pada tahun 2003, dan dipopulerkan pada konferensi web 2.0 pertama pada tahun 2004, merujuk pada generasi yang dirasakan sebagai generasi kedua layanan berbasis web seperti situs jaringan sosial, wiki, perangkat komunikasi, dan folksonomi yang menekankan pada kolaborasi online dan berbagi antar pengguna. O’Reilly Media, dengan kolaborasinya bersama MediaLive International, menggunakan istilah ini sebagai judul untuk sejumlah seri konferensi, dan sejak 2004 beberapa pengembang dan pemasar telah mengadopsi ungkapan ini.

Walaupun kelihatannya istilah ini menunjukkan versi baru daripada web, istilah ini tidak mengacu kepada pembaruan kepada spesifikasi teknis World Wide Web, tetapi lebih kepada bagaimana cara si-pengembang sistem di dalam menggunakan platform web. Mengacu pada Tim Oreilly, istilah Web 2.0 didefinisikan sebagai berikut:

“Web 2.0 adalah sebuah revolusi bisnis di dalam industri komputer yang terjadi akibat pergerakan ke internet sebagai platform, dan suatu usaha untuk mengerti aturan-aturan agar sukses di platform tersebut. ”

Web 2.0 menjadi topik hangat dalam pembahasan web saat ini.

Prinsip-prinsip Web 2.0
*Web sebagai platform
*Data sebagai pengendali utama
*Efek jaringan diciptakan oleh arsitektur partisipasi
*Inovasi dalam perakitan sistem serta situs disusun dengan menyatukan fitur dari pengembang yang terdistribusi dan independen (semacam model pengembangan “open source”)
*Model bisnis yang ringan, yang dikembangkan dengan gabungan isi dan layanan
*Akhir dari sikllus peluncuran (release cycle) perangkat lunak (perpetual beta)
*Mudah untuk digunakan dan diadopsi oleh user
Web 2.0 mempunyai keuntungan yaitu memungkinkan pengguna internet dapat melihat konten suatu website tanpa harus berkunjung ke alamat situs yang bersangkutan.

Referensi: http://id.wikipedia.org/wiki/Web_2.0

Rabu, 01 Oktober 2014

Tutorial Neatbeans, 6.7.1

Kali ini saya akan ngePost tutorial Neatbeans, 6.7.1.
1.Klick Shortcut pada desktop, dan pada kesempatan kali ini saya akan berbagi ilmu tentang lngkah-langkah membuat project baru pada Neatbeans, 6.7.1



2. Untuk memulai project baru Silahkan klik menu File kemudian Klik New Project,seperti pada, gambar di bawah ini

3. Setelah itu akan tampil Jendela New Project, kemudian klik "Java" lalu jangan lupa klik Java  Aplication untuk mulai membuat aplikasi baru, setelah itu Klik Next, 





4. Kemudian akan muncul jendela New Java Application, pada field Project Namesilahka isi nama pojectnya sesuai dengan keinginan anda, kemudian pada field Project Location diisi dengan Lokasi tempat dimana project di simpan atau klik Browseuntuk menentukan Lokasi penyimpanan yang anda inginkan, setelah itu klik Finish.




5.  kemudian akan tampil seperti gambar di bawah ini. selanjutnya silahkan membuat berbagai Aplikasi di neatbeans, 

Thanks... Good Luck.... hehehehe

Selasa, 23 September 2014

Software Requirement Specifications

Secara sederhana, Software Requirement Specifications (SRS) adalah dokumen yang menjelaskan tentang berbagai kebutuhan yang harus dipenuhi oleh suatu software. Dokumen ini dibuat oleh developer (pembuat software) setelah menggali informasi dari calon pemakai software. Pembuatannya pun seharusnya mengikuti standar yang ada dan paling diakui oleh para praktisi rekayasa software di dunia. Oleh karena itu, standar yang akan dibahas di sini adalah standar dari IEEE.

IEEE membuat standar SRS agar dokumen penting itu tidak ambigu dan tentu saja komplit. Lengkap. Dengan standar itu, si penggguna dapat mencurahkan semua keinginannya terkait software tersebut dengan jelas dan akurat sehingga sang developer pun dapat memahami apa yang diinginkan pengguna dengan tepat. Bahkan, bagi perorangan, standar ini dapat membantunya dalam mengembangkan outline SRS yang baku khusus untuk perusahaannya, membantunya membuat dokumen SRS dengan format dan isi yang standar (minimal), serta membantunya mengembangkan rincian-rincian pendukung lainnya.
SRS yang baik akan bermanfaat bagi customer, supplier, ataupun perorangan. Manfaat-manfaat tersebut antara lain:

Sebagai bentuk perjanjian antara customer dan supplier tentang software apa yang akan dibuat
Mengurangi beban dalam proses pengembangan software
Sebagai bahan perkiraan biaya dan rencana penjadwalan
Sebagai dasar validasi dan verifikasi software di ujung penyelesaian proyek nantinya
Memfasilitasi transfer, semisal software tersebut ingin ditransfer ke pengguna atau mesin-mesin yang lain. Customer pun merasa mudah jika ingin mentransfer software ke bagian-bagian lain dalam organisasinya. Bahkan, jika terjadi pergantian personil developer, proyek dapat mudah ditransfer ke personil baru dengan memahami SRS ini.

Mendasari perbaikan produk software di kemudian hari. Jadi, kadang SRS boleh diperbaiki dengan alasan dan mekanisme tertentu serta atas kesepakatan antara customer dan developer.
Ada beberapa istilah yang digunakan dan harus diketahui untuk memahami standar SRS yang dibuat IEEE ini. Istilah-istilah tersebut adalah:

Kontrak: dokumen yang mengikat secara hukum dan disepakati oleh customer dan supplier, termasuk syarat-syarat teknologi dan organisasi, biaya, serta jadwal pengerjaan. Kontrak bisa mengandung sesuatu yang kurang formal tetapi bermanfaat, seperti komitmen atau harapan dari pihak yang terlibat.
Customer (pelanggan) : Pihak yang membayar untuk produk dan biasanya yang menentukan persyaratan (requirements).
Supplier (pemasok): Pihak yang membuat produk software untuk customer.
Pengguna: Pihak yang mengoperasikan atau berinteraksi langsung dengan software. Pengguna dan customer biasanya bukan orang yang sama.

Untuk menyusun SRS, beberapa hal perlu dipertimbangkan, yaitu:
Sifat SRS;
Lingkungan SRS;
Karakteristik dari SRS yang baik, yaitu:
Correct (benar)
Unambiguous (tidak ambigu, tapi jelas)
Complete (lengkap)
Consistent (konsisten)
Ranked for importance and/or stability (prioritas penting dan atau stabilitas)
Verifiable (dapat diverifikasi)
Modifiable (bisa dimodifikasi)
Traceable (bisa dilacak)
Penyusunan SRS secara bersama-sama;
Evolusi SRS ;
Membuat prototipe, seperti model atau contoh;
Mencantumkan desain sistem di SRS;
Pencantuman persyaratan proyek di SRS. Untuk persyaratan proyek ada dokumen tersendiri
Pada akhirnya IEEE membuat template sebuah SRS, yang isinya antara lain:

1. Introduction
1.1 Purpose
1.2 Scope
1.3 Definitions, acronyms, and abbreviations
1.4 References
1.5 Overview
2. Overall description
2.1 Product perspective
2.2 Product functions
2.3 User characteristics
2.4 Constraints
2.5 Assumptions and dependencies
3. Specific requirements
4. Appendixes
5. Index

Untuk specific requirements sendiri ada beberapa template yang dibuat oleh IEEE, salah satunya adalah:
3.1 External interface requirements
3.1.1 User interfaces
3.1.2 Hardware interfaces
3.1.3 Software interfaces
3.1.4 Communications interfaces
3.2 Functional requirements
3.2.1 Mode 1
3.2.1.1 Functional requirement 1.1

3.2.1.n Functional requirement 1.n
3.2.2 Mode 2

3.2.m Mode m
3.2.m.1 Functional requirement m.1

3.2.m.nFunctional requirement m.n
3.3 Performance requirements
3.4 Design constraints
3.5 Software system attributes
3.6 Other requirements