Menurut hacker dengan nick name Progtel
ini, kegiatan negatif yang dilakukan hacker adalah merusak sistem
dengan memanfaatkan celah keamanan yang ada. Namun positifnya, keahlian
meng-hack bisa digunakan untuk mengaudit keamanan jaringan sebuah
perusahaan.Audit keamanan jaringan yang dimaksud adalah mencari celah
keamanan dan memberitahukannya kepada pemilik jaringan agar segera
melakukan perbaikan. Dengan demikian, jaringan lemah yang rentan
menjadi target black hacker dapat segera ditutupi dan mencegah black
hacker merusak sistem yang ada.
“Tren bisnis korporat saat ini, semua
serba online. Artinya, perkembangan ecommerce cukup luar biasa.
Bayangkan jika kompetitor perusahaan anda menyewa seorang cracker atau
black hacker untuk menganggu dan merusak Security System eCOMMERCE
situs perusahaan anda, maka bisnis process Online System-nya akan
terganggu bahkan bisa macet total. Berapa besar kerugian yang akan di
tanggung? Terlebih lagi kepercayaan masyarakat kepada kredibilitas
perusahaan anda akan jatuh,” papar Nathan.
Oleh karena itu, lanjut Nathan, fungsi
seorang hacker sangatlah penting. Hacker yang dimaksud merupakan cikal
bakal dari investigator keamanan atau security auditor sebuah keamanan
jaringan.Nathan sendiri sudah sering diminta untuk melakukan audit
security jaringan keamanan internet di beberapa perusahaan. Hal ini
umumnya melalui prosedur resmi atau permintaan dari suatu
instansi/perusahaan. Sedangkan jika di luar prosedur, tentunya hal ini
akan menjadi tanggung jawab perseorangan.
“Seorang white hacker pastinya paham
batasan aksi yang dilakukan, yaitu sebatas memberikan masukan yang
positif bagi web admin situs yang menjadi target. Batasannya, Action
Terbaik adalah Peringatan Tanpa Merusak,” tandas pria yang juga owner
dari XP Solution, sebuah lembaga independen yang peduli dengan
pengembangan IT dan mengarahkan keahlian SDM di dalamnya untuk
kepentingan positif. (srn)
http://murahnet.wordpress.com/2010/08/16/manfaat-hacker/ Time 07 oktober 2012 15.00 WIB

